Siswi SMA Negeri 1 Semarapura NI PUTU ELYN NOVITA DEWI Perkuat Tim Cricket Nasional
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi SMA Negeri 1 Semarapura. Elyn, salah satu siswi berbakat, berhasil menjadi bagian dari Tim Cricket Nasional Indonesia setelah melalui perjalanan panjang yang penuh perjuangan dan dedikasi. Perjalanan Elyn di dunia cricket dimulai pada tahun 2023 saat ia masih duduk di bangku kelas IX SMP Negeri 3 Semarapura. Awalnya, ia tertarik mengikuti olahraga ini karena ajakan teman untuk berpartisipasi dalam ajang Bupati Cup. Meski sempat ragu karena baru saja mengikuti lomba atletik, dorongan dari guru olahraga membuatnya mantap mencoba. Keputusan tersebut menjadi titik awal perjalanan besar dalam hidupnya.
Setelah mengikuti kompetisi tersebut, Elyn sempat tidak terpilih untuk ajang Porjar Provinsi. Namun, kesempatan datang secara tak terduga ketika ia diminta menggantikan salah satu pemain yang mengundurkan diri. Meski diliputi keraguan, ia memilih untuk mengambil peluang tersebut. Baginya, kesempatan seperti ini tidak datang dua kali.
Keseriusannya dalam menekuni cricket semakin terlihat saat ia mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) U-17 pada Mei 2025. Dalam ajang tersebut, Elyn dipercaya mengisi posisi sebagai wicket keeper sekaligus batsman. Pengalaman ini menjadi fondasi penting dalam mengasah kemampuan teknik dan pemahamannya terhadap permainan. Perjalanan Elyn berlanjut ke ajang Porprov pada September 2025. Ia kembali dipercaya pada posisi penting sebagai wicket keeper dan opening batsman. Dengan latihan yang konsisten dan kerja keras, performanya terus meningkat, begitu pula dengan rasa percaya dirinya.
Puncak perjalanan tersebut terjadi saat Elyn mengikuti seleksi tim U-19 pada Desember 2025 untuk persiapan menuju ajang ICC U-19 Women’s World Cup Cricket East Asia-Pacific Qualifier di Papua Nugini. Seleksi yang ketat berhasil ia lalui dengan baik hingga akhirnya terpilih menjadi bagian dari tim nasional. Sebelum bertanding, Elyn bersama tim menjalani training camp di Malaysia, termasuk melakukan pertandingan uji coba melawan tim Malaysia. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang persaingan internasional sekaligus meningkatkan kesiapan mental dan tekniknya.
Dalam ajang di Papua Nugini, lima negara turut berpartisipasi: Samoa, Indonesia, Fiji, Papua Nugini, dan Vanuatu. Tim Indonesia sempat mengalami kekalahan di pertandingan pertama melawan Samoa. Namun, mereka bangkit dan meraih kemenangan atas Fiji, Papua Nugini, dan Vanuatu pada pertandingan berikutnya.
Hasil akhir menempatkan Indonesia di posisi kedua, sebuah pencapaian yang membanggakan di tingkat internasional. Selama pertandingan, Elyn dipercaya sebagai pemain inti di setiap laga, tetap mengisi peran sebagai wicket keeper dan opening batsman. Ia mampu mengatasi rasa gugup dan menunjukkan performa yang konsisten di bawah tekanan. Bagi Elyn, setiap pertandingan adalah pelajaran berharga tentang keberanian, fokus, dan pengambilan keputusan cepat. Ia menyadari bahwa keberhasilan yang diraih tidak lepas dari keberanian mencoba, kerja keras, serta konsistensi dalam berlatih.
Kini, cricket bukan lagi sekadar olahraga yang ia coba karena ajakan teman, melainkan telah menjadi bagian penting dalam hidupnya. Ke depan, Elyn berkomitmen untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Indonesia di kancah internasional.

